Jumat, 06 Juli 2018

Aktifitas KaMo : Onde Klepon : KaMo Homeschooling Community :WA 68506155



Mengajak Anak Menyadari Proses dalam Pembuatan Onde Klepon

by Tiara Sila


Membuat onde klepon sepertinya sangat mudah. Bulatan hijau kecil berisi gula merah , lebih sering ditambahkan parutan kelapa di atasnya. Namun, tidak sesepele itu bagi anak yang baru pertama kali belajar mengikuti proses memasak. Ada antusias dan rasa deg-degan di dalamnya, akankah adonan berubah menjadi onde klepon seperti yang ada di video atau gambar pada buku masak ?

Mengkondisikan ruang belajar yang bisa melibatkan anak sebesar mungkin adalah sangat penting. Dengan terlibat lebih banyak, anak bisa belajar dan mendapatkan hal lebih banyak juga. Seperti apa yang dilakukan KaMo Homeschooling bersama Sen dan Gen yang menjadi pembelajar di sekolah ini. Sen dan Gen hanya difasilitasi video pembuatan onde klepon, kemudian mereka mengamati langkah cara pembuatan serta mencatat alat dan bahan yang diperlukan. 


Minggu, 01 Juli 2018

Aktifitas KaMo : Tour Ke Pasar : KaMo Homeschooling Community WA 68506155



Belajar Berkomunikasi Dengan Baik : Tour Ke Pasar

By Tiara Sila 

Gen dan Sen pagi-pagi sudah mempersiapakan diri. Berbekal sarapan yang sudah dimakan di rumah, buku catatan, pensil, dan sebotol air minum mereka siap mengobservasi pasar di dekat rumah. Visi yang hendak dicapai adalah mendapatkan harga jual dari 10 jenis sayur-mayur yang dijual di pasar. 

Mengunjungi pasar bukan hal yang baru bagi Gen dan Sen, tapi kali ini cukup berbeda karena ada tugas yang ingin diselesaikan di sana. Gen dan Sen akan belajar bagaiamana caranya mendapatkan data. Pengalaman belajar seperti ini sangat penting. Untuk mendapatkan data, anak harus berkomunikasi. Di dalam komunikasi banyak hal yang terlibat. Ada etika, keberanian, regulasi emosi juga ada keterhubungan. 

Kamis, 28 Juni 2018

Aktifitas Kamo : Membuat Eskrim : KaMo Homeschooling Community WA 0852 68506155




Berbagi dan Mendukung Setiap Peran (Learn Live Together) Saat Membuat Es Krim Putar Dengan Garam


UNESCO telah membagi 4 pilar belajar, yakni learn to be, learn to know, learn to do, dan learn live together. Selama ini sistem pendidikan sebagian besar memberi perhatian pada pilar yang menguraikan learn to know. Pada pilar ini anak belajar memahami, menghapal, mencari untuk mengetahui, dan melakukan sintesis pengetahuan. 

Selain dari pilar learn to know, terdapat 3 pilar atau proses belajar yang perlu dikembangkan bersama anak-anak. Salah satunya adalah learn live together. Proses ini mengajak anak untuk membangun kebiasaan hidup bersama, saling menghormati dan menghargai, terbuka, memberi dan menerima. Hasil dari proses belajar ini adalah anak mampu menempatkan diri sesuai dengan perannya dan mampu mendukung peran orang di sekitarnya. 

Cerita Moral : Kakek Tua Si Pembelah Gunung, KaMo Homeschooling Community : WA 0852 68506155



Kakek Tua Si Pembelah Gunung

 

Pada satu masa ada seorang kakek yang mempunyai mimpi merubah nasib keluarganya. Keluarganya miskin dan harus bekerja di luar desanya. Bukan hanya keluarganya saja tapi hampir semua penduduk di desa tersebut miskin dan rata-rata orang yang masih mampu bekerja di desa lain yang berada di balik gunung sebelah timur desanya. 

Setiap hari ia berusaha mencari ide agar ia bisa menemukan jalan memperbaiki hidup keluarga dan desanya. Ketika ia kelelahan ia duduk sambil melihat gunung di depannya. Ia bergumam seandainya air dibalik gunung itu bisa mengalir ke desa ini pastilah kehidupan desa ini akan semakin baik. Terbayang anak dan cucunya serta orang yang tinggal di desanya hidup berkecukupan dan bahagia. Tiba-tiba seperti mendapat jawaban ia berdiri dan tersenyum. Iya, jawabannya adalah desa ini sangat sulit air, sehingga tanahnya tidak bisa untuk bercocok tanam. 

Selasa, 26 Juni 2018

Cerita Moral : Menemukan Keuinikan dan Menghargai Potensi Orang Lain : KaMo Homeschooling Community WA 0852 68506155


Versi Baru : Lomba Kura – kura dan Kelinci 

 

Dahulu kala kura-kura dan kelinci adalah sahabat mereka hidup berdampingan dengan rukun dan damai. Suatu hari kelinci bosan dengan kegiatan sehari-harinya, termasuk persahabatannya dengan kelinci. “Ah, kalau hidup hanya begini-begini nggak seru, aku butuh tantangan supaya hidupku menjadi lebih hidup”. Kelinci termenung mencari inspirasi namun akhirnya tertidur. Ia bermimpi dan mimpinya buruk sekali. Di sebuah perlombaan lari ia dikalahkan oleh kura kura. Kelinci segera terbangun dengan perasaan gusar dan kesal, “masa aku kalah sama kelinci, yang benar saja”. Maka ia memanggil sahabatnya itu dan menantangnya berlari. Mereka pun menentukan jarak dan garis awal serta garis akhirnya.